Pembuatan Laporan
 
Laporkan:
  • Kecurangan
  • Pelanggaran hukum atau peraturan
  • Penyuapan/Gratifikasi
  • Benturan kepentingan
  • Kelakuan tidak etis
Melalui:

Telepon:
+62 21 5785 3377

SMS dan WhatsApp:
+62 811 970 1946

Email:
bni-transparan@tipoffs.com.sg

Website:
bni-transparan

Kirim Surat:
Attn: BNI-transparan
P.O.Box 2646
JKP 10026

(Download formulir laporan pelanggaran disini)

Jasa Pelayanan Whistleblowing Deloitte

Apa yang perlu dilaporkan?

Jika anda melihat atau mencurigai situasi atau kejadian seperti:

1.    Kecurangan

adalah suatu perbuatan tidak jujur atau tipu muslihat meliputi antara lain, pemerasan, pemalsuan, penyembunyian atau penghancuran dokumen/laporan atau menggunakan dokumen palsu, yang dilakukan oleh seseorang/sekelompok orang yang menimbulkan potensi kerugian ataupun kerugian nyata terhadap perusahaan.

Contoh dari tindakan kecurangan:

  • membuat dan/atau menggunakan dan/atau memberikan dan/atau mengubah dan/atau menyalin dan/atau menggandakan data dan/atau keterangan yang tidak sesuai dengan sebenarnya sehingga merugikan perusahaan dan/atau nasabah
  • menyalahgunakan/mengambil tanpa alasan hak uang/barang/data/ dokumen milik perusahaan dan/atau nasabah di lingkungan kerja

2.    Pelanggaran hukum & peraturan

adalah sebuah situasi dimana insan BNI melakukan tindakan/perbuatan pelanggaran yang diancam sanksi menurut ketentuan hukum yang berlaku, baik internal maupun eksternal.

Contoh dari tindakan pelanggaran hukum & peraturan:

  • bertindak di luar kewenangan dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri atau pihak lain (internal)
  • terlibat dalam jaringan pengedar obat-obat terlarang dan psikotropika (eskternal)
  • perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai aktivitas pencucian uang (eksternal)
  • melakukan perbuatan yang melanggar sistim dan prosedur yang diatur dalam pedoman perusahaan yang dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan
  • melakukan praktek bank dalam bank
  • menyalahgunakan password milik pribadi maupun pegawai lain atau memberitahukan password milik pribadi maupun pegawai lain kepada pihak lain

3.    Penyuapan/Gratifikasi

adalah tindakan menerima sesuatu dalam bentuk apapun dan berapapun jumlah/nilainya dari pihak terkait dengan jabatan/wewenang/tanggung jawabnya di BNI.

Contoh dari tindakan penyuapan/gratifikasi:

  • menerima imbalan secara langsung maupun tidak langsung dalam bentuk apapun dari pihak manapun yang terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya
  • melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun juga dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan pribadi/golongan/pihak lain

4.    Benturan kepentingan

adalah sebuah situasi dimana anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota komite, pegawai tetap/tidak tetap/outsourcing (insan BNI) karena kedudukan, jabatan, atau wewenang yang dimilikinya di BNI mempunyai kepentingan pribadi yang dapat mempengaruhi tugas yang diamanatkan oleh BNI secara objektif, sehingga menimbulkan adanya pertentangan antara kepentingan pribadi dan/atau kelompok dan/atau keluarga dengan kepentingan ekonomis BNI

Contoh dari tindakan benturan kepentingan:

  • pemberian fasilitas kredit kepada diri sendiri/keluarga yang terindikasi melanggar ketentuan dan berpotensi merugikan BNI secara ekonomis
  • pemberian keputusan penunjukan pihak tertentu sebagai penyedia barang/jasa, dimana insan BNI tersebut mempunyai kepentingan ekonomis pada pihak yang ditunjuk tersebut

5.    Kelakuan tidak etis

perbuatan atau tindakan yang dilakukan oleh insan BNI yang tidak dapat dibenarkan secara etika yang berlaku seperti pelanggaran terhadap code of conduct BNI.

Contoh dari kelakuan tidak etis:

  • tidak menjaga rahasia bank dan rahasia jabatan sebagaimana ditentukan oleh BNI
  • melakukan perbuatan asusila atau perjudian di lingkungan kerja
  • mabuk, meminum minuman keras yang memabukkan, memakai dan/atau mengedarkan narkotika dan/atau zat adiktif lainnya di lingkungan perusahaan dan/atau pada waktu kerja

Informasi yang perlu diberikan saat melaporkan pelanggaran termasuk:

  • Siapa yang terlibat?
  • Siapa saksinya?
  • Kapan dan dimana pelanggaran ini terjadi?
  • Apakah ada bukti-bukti?
  • Apakah ada uang atau aset terlibat?
  • Seberapa sering masalah ini terjadi?
 
Tentang Kami

Pelayanan Whistleblower Deloitte adalah pelayanan independen yang memberikan kesempatan kepada pekerja untuk melaporkan perbuatan tidak benar tanpa memberitahukan identitas.

Lebih Lanjut

Deloitte refers to one or more of Deloitte Touche Tohmatsu Limited (“DTTL”), its global network of member firms, and their related entities. DTTL (also referred to as “Deloitte Global”) and each of its member firms and their affiliated entities are legally separate and independent entities. DTTL does not provide services to clients. Please see www.deloitte.com/about to learn more.

Deloitte is a leading global provider of audit and assurance, consulting, financial advisory, risk advisory, tax and related services. Our network of member firms in more than 150 countries and territories serves four out of five Fortune Global 500® companies. Learn how Deloitte’s approximately 286,000 people make an impact that matters at www.deloitte.com.

Deloitte Asia Pacific Limited is a company limited by guarantee and a member firm of DTTL. Members of Deloitte Asia Pacific Limited and their related entities provide services in Australia, Brunei Darussalam, Cambodia, East Timor, Federated States of Micronesia, Guam, Indonesia, Japan, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Palau, Papua New Guinea, Singapore, Thailand, The Marshall Islands, The Northern Mariana Islands, The People’s Republic of China (incl. Hong Kong SAR and Macau SAR), The Philippines and Vietnam. In each of these, operations are conducted by separate and independent legal entities.

About Deloitte Indonesia
In Indonesia, services are provided by PT Deloitte Konsultan Indonesia.
© PT Deloitte Konsultan Indonesia